24 Juli, 2024

Panca Buana News

Jendela Informasi Dunia Anda

Kota Bandung Bebas Sampah, Plh Kota Bandung Ema Sumarna Gecarkan dan Sosialisasikan Bersama kang Pisman

PBN,,,Kota Bandung
Plh Kota Bandung Ema Sumarna Terus  Gecarkan dan Sosialisasikan Sampah di Kota Bandung melalui program, Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan (Kang Pisman) yang di selenggarakan di Gedung Kesenian Mayang Sunda Jalan Peta Nomor 209, Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kot⁸a Bandung, Minggu, (19/6/2023).

Kepedulian  Plh Kota Bandung Ema terhadap sampah di Kota Bandung dengan  menghadiri  6 kali pertemuan Talk show Sosilisasi  Kang Pismam yang dihadiri seluruh seluruh RW yang berada di Kota Bandung 

Menurut Ema  pertemuan sosialisasi ini pertama  di Gedebage kemudian di Uber Manik kemudian Bojonegara Cibeunying, Karees dan terakhir sekarang di Tegalega  Artinya kita sudah bisa bertemu dengan 1556 RW.

Apalagi hari ini (19/6) merupakan rekor dari 267 RW, yang tidak hadir hanya hanya 2 RW berarti, 265 RW yang hadir  artinya 99,9 hampir 100%” Katanya.

“Terima kasih kepada para camat  Bandung Kulon, Astana Anyar, Babakan Ciparay, Bandung Kidul Bojongloa Kaler, yang sudah mau  menginformasikan mengajak RW-nya untuk hadir. Artinya, apa yang kita sampaikan dengan dewan yang terhormat hari ini saya didampingi oleh Ketua dan Wakil Ketua Komisi C Yudi Cahyadi, SIP. Dengan  Ir. H. Agus Gunawan,  

“Artinya ini kita sudah bisa kita informasikan, kita sudah diterima langsung dan diperkuat secara teknis oleh para nasumber kita ada, Pak Dedi di RW 07 Kelurahan Sarijadi kemudian  Aang  dari RW 02 Cipamokolan Rancasai dan  juga dari Bank Sampah Indonesia (BSI) Kota Bandung .Ucap Ema.

Mudah-mudahan dari pertemuan hari ini bukan hanya formalitas tapi saya tekankan kepada Camat segera terus mengevaluasi Bagaimana respon dari seluruh RW yang ada.

“saya pun menyadari ini tidak mungkin semua 1.596. RW serempak progres yang sama, pasti ada proses, yang penting  harus ada progres jangan sampai ini hanya selesai dipertemuan, untuk  paling maksimal, harus ada aksi.”Tuturya.

“Saya yakin nanti akan muncul KBS tambahan tidak cukup di 10% mungkin nanti dalam waktu beberapa bulan muncul 20% 25% dan kita sudah sepakat kita ingin menghadirkan zero waste (Nol Limbah)  Kota Bandung. “

“Idealnya kita Bisa  menghadirkan kawasan bebas sampah, sehingga satu persatu persoalan Kota Bandung  ini bisa kita tanggulangi secara bersama, karena kami penuh keterbatasan di pemerintahan  tentunya kekuatan yang paling utama adalah dari masyarakat. “Punkas Ema.

(Setiawan)