28 Mei, 2024

Panca Buana News

Jendela Informasi Dunia Anda

Bupati Bandung Laksanakan Pembinaan dan Pelepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji

Pancabuananews.com
KAB. BANDUNG
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna melaksanakan pembinaan dan pelepasan 430 petugas kloter, karu, dan karom jamaah haji Kabupaten Bandung tahun 1445 H/2024 M di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Minggu (12/5/2024).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat, Tokoh Masyarakat Kabupaten Bandung yang juga Petugas Haji, KH. Sofyan Yahya dan ratusan petugas kloter (kelompok terbang), karu (ketua regu) dan karom (ketua rombongan) turut hadir.

Sebanyak 2.955 calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung yang akan diberangkatkan secara bertahap. Kloter pertama para jamaah haji asal Kabupaten Bandung akan diberangkatkan di Lanud Sulaiman Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung pada Rabu (15/5/2024) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

“Insya Allah saya akan hadir, termasuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten dan petugas KBIH,” katanya.

Ia mengatakan melaksanakan ibadah haji merupakan sebuah kebanggaan bagi para jamaah maupun keluarga, karena melaksanakan ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT.

Bupati berharap kepada para petugas kloter, karu dan karom untuk mempunyai data atau catatan siapa saja calon jamaah haji yang menjadi binaannya pada masing-masing kloter, regu maupun rombongan.

“Saya juga titip kepada petugas haji, ketersediaan alkes harus jadi perhatian. Jika ketersediaan alkes kurang, insya Allah saya bantu untuk difasilitasi. Mengingat, ketersediaan alkes sangat penting,” katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga mengingatkan kepada para calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji dalam kondisi hati tetap ikhlas.

Sebelum berangkat melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah Arab Saudi, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengingatkan kepada para calon jamaah haji untuk terlebih dahulu salat sunat taubat.

“Titip sebelum berangkat, salat sunat taubat dulu dan ini penting. Supaya tidak ada rasa sombong. Karena berangkat haji beda dengan kunjungan kerja. Sangat beda dan krusial. Jangan mengentengkan perkara,” tuturnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengingatkan kepada petugas kesehatan untuk jujur dan ikhlas, jangan berorientasi uang.

Dia pun meminta doa terbaik kepada para calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung, dengan harapan dirinya benar-benar mampu dan terus melanjutkan perjuangan jadi Bupati Bandung.

“Minta doanya, supaya saya tetap amanah dan istiqomah dalam menjalankan tugas jadi Bupati Bandung,” ujarnya.

Kang DS juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dari mulai berangkat sampai kepulangan para jemaah haji tersebut.

“Para calon jemaah haji untuk mempersiapkan olahraga dan obat-obatan serta vitamin. Siapkan jiwa dan hati yang tulus dan ikhlas. Insya Allah, Allah akan memberikan jalan terbaik,” harapnya.

Kang DS pun turut mendoakan para jamaah haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan sempurna sesuai dengan rukun. “Semoga mendapatkan gelar haji mabrur dan mabruroh,” harapnya lagi.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung H. Cece Hidayat berharap kepada para petugas kloter, karu dan karom untuk melayani para calon jamaah haji dengan sepenuh hati.

“Harus siap-siap bila terjadi perubahan atau pergeseran waktu keberangkatan,” katanya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kabupaten Bandung, yang juga Petugas Haji KH. Sofyan Yahya mengatakan, bahwa para petugas haji harus berterima kasih kepada Bupati Bandung dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung.

“Para jamaah haji dan petugas haji wajib bersyukur kepada Allah SWT, dan berterimakasih kepada Bupati dan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bandung,” harap KH. Sofyan Yahya, yang sejak 1978 sampai sekarang ini jadi petugas keberangkatan jamaah haji.

“Para petugas haji untuk mendoakan Pak Bupati Bandung supaya tetap sehat dan bisa membangun Kabupaten Bandung sepenuh hati,” katanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa Bupati Bandung telah memberikan perhatian kepada jamaah haji dan petugas haji, di antaranya memberikan bantuan kendaraan dan uang saku.

“Termasuk semua jamaah dan petugas haji ditambah rompi. Semua jamaah haji saat lontar jumrah untuk pakai rompi,” katanya.

( Asep k )